Archive

Posts Tagged ‘satgas waspada investasi’

Ada Resiko, Ada Peluang

June 4th, 2014 No comments

Banyak orang yang bilang bertransaksi di pasar keuangan itu (bursa saham, bursa berjangka komoditi, forex) beresiko, uang bisa habis dalam waktu sekejap, tidak menguntungkan, dsb. Memang benar demikian, tapi dengan catatan. Dan, tidak bisa dipungkiri juga bahwa bertransaksi di pasar keuangan juga memberikan peluang keuntungan.

Ada resiko pasti ada peluang, sama seperti membuka suatu bisnis. Resiko tentu harus diperhitungkan, tapi juga tak lupa menyiapkan strategi untuk menghasilkan keuntungan. Sama seperti membuat bisnis, bertransaksi di pasar keuangan juga membutuhkan rencana dimana dalam rencana tersebut dimuat tujuan, strategi, target keuntungan, dan batas resiko yang harus diambil. Rencana ini penting sebagai panduan kita terutama apabila posisi kita tidak sesuai dengan arah harga di pasar keuangan.

Bila kita sudah salah posisi, apa yang harus kita lakukan. Apakah kita membiarkan saja nanti harga akan berbalik, apakah kita melakukan stop loss di harga yang kita sudah kalkulasi, atau yang lainnya. Bila kita membiarkan saja dengan suatu harapan, ini yang bisa membuat transaksi di pasar keuangan beresiko besar karena kita tidak bisa mengkalkulasi resiko. Lain halnya bila kita sudah memiliki rencana yang lengkap sebelum bertransaksi yang membuat resiko kita bisa terukur.

Untuk memperbesar peluang mendapatkan keuntungan dalam bertransaksi di pasar keuangan, selain mampu mengelola resiko, kita harus mempunyai strategi yang bagus. Strategi ini membantu kita menentukan kapan kita masuk ke pasar, kapan kita keluar dari pasar. Untuk membuat strategi yang bagus tentu kita harus banyak belajar, bisa dari buku, informasi dari internet atau trader yang sudah mahir. Sekilas kalau kita melihat mekanisme bertransaksi di pasar keuangan cukup mudah, tinggal tekan tombol buy atau sell. Tapi tentunya untuk mendapatkan keuntungan secara konsisten dibutuhkan lebih dari itu. Oelh karena itu, edukasi diri kita untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten dari pasar keuangan.

 

Investasi Tidak Ada Resiko?

July 12th, 2013 1 comment

Apa pernah anda ditawari untuk berinvestasi di suatu produk yang tidak ada resikonya? Apa pernah anda dijanjikan keuntungan yang pasti setiap bulannnya setelah anda mengeluarkan uang untuk berinvestasi?

Apabila anda pernah ditawari investasi yang demikian, apakah anda langsung mempercayainya?

Definisi investasi dari investopedia.com adalah suatu aset yang dibeli dengan harapan dapat menghasilkan pendapatan atau akan naik nilainya di masa yang akan datang. Kata harapan, saya garis bawahi. Harapan ini berarti suatu kemungkinan yang artinya bukanlah suatu yang pasti dan mengandung suatu resiko.

Jadi berinvestasi dengan tujuan mendapatkan penghasilan yang lebih juga mengandung suatu resiko. Tinggal bagaimana kita mengelola resiko sehingga tingkat resikonya menjadi kecil.

Penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan yang besar tanpa menjelaskan adanya potensi resiko adalah penawaran investasi bodong yang kini marak di Indonesia. Ini pula topik yang dibahas dalam Executive Forum yang saya ikuti yang diadakan oleh salah satu media nasional bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari penjelasan OJK, modus yang biasa dilakukan dalam penawaran investasi bodong antara lain yaitu:

  • Memanfaatkan kondisi masyarakat yang ingin instan memperoleh kekayaan.
  • Menjanjikan keuntungan yang cukup tinggi.
  • Menawarkan produk investasi yang sedang diminati masyarakat.
  • Mengedepankan legalitas hanya berupa surat ijin usaha perdagangan (SIUP), padahal perusahaan yang menghimpun dana masyarakat harus memperoleh ijin khusus dari OJK, Bank Indonesia (BI), Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi).
  • Mengedepankan tokoh-tokoh yang dikenal masyarakat luas.
  • Memasarkan dengan sistem referral (yang mengenalkan memperoleh komisi).

Untuk itu, OJK akan mengedepankan edukasi tentang investasi kepada masyarakat dan mengintensifkan Satgas Waspada Investasi.

Dengan edukasi, OJK berharap masyarakat dapat lebih melek investasi dan waspada dengan segala penawaran investasi. Dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang semakin membaik di Indonesia berkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, masyarakat banyak yang membutuhkan produk-produk investasi untuk mengembangkan dana berlebih yang dimiliki. OJK akan mengintensifkan edukasi hingga ke pelosok-pelosok di Indonesia, bukan hanya di kota-kota besar.

Sebelum kita membeli suatu produk investasi ada beberapa hal yang harus kita perhatikan:

  • Legalitas dari produk investasi dan atau perusahaan yang mengeluarkan produk investasi tersebut. Ijin untuk mengeluarkan produk investasi di Indonesia dikeluarkan oleh OJK, BI, dan Bappebti, jadi bukan hanya SIUP saja.
  • Mekanisme investasi. Bagaimana proses investasi tersebut dijalankan sehingga bisa memperoleh keuntungan. Apakah masuk di akal? Apakah janji keuntungan dengan mekanisme tersebut masuk di akal? Apa benar tidak ada resikonya? Bagaimana investasi tersebut mengelola resikonya?

Masyarakat bisa menanyakan langsung ke OJK tentang penawaran investasi yang diperolehnya. Masyarakat juga bisa langsung mengadukan ke OJK bila mendapati produk investasi bodong. OJK telah membuka layanan call center (beroperasi pada jam kerja normal) di 500-655 atau ke email: konsumen@ojk.go.id. Setiap aduan akan langsung diproses oleh OJK dan masyarakat bisa mendapatkan jawabannya.