Home > Commodity > Pergerakan Harga Emas di Awal 2015

Pergerakan Harga Emas di Awal 2015

Harga emas masih dibayangi tekanan turun sepanjang 2014. Harga emas ditutup di kisaran $1209.39 per troy ons di 2013 dan di awal 2014 sempat menguat hingga ke area 1391.97 yang terjadi pada bulan Maret. Namun tekanan naik tidak bertahan lama, harga kembali tertekan dan bergerak sideways. Pada bulan September, harga akhirnya berhasil menembus ke bawah area penutupan 2013 dan membentuk level terendah di area 1130.10 pada bulan November. Level terendah ini adalah kisaran terendah sejak April 2010.

Beberapa faktor fundamental yang membuat harga emas belum bisa beranjak dari tekanan turunnya yaitu penguatan dollar AS karena prospek kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS di 2015 dan pelambatan ekonomi China dimana China merupakan salah satu konsumen emas terbesar dunia.

Dan faktor-faktor fundamental tersebut masih belum akan berakhir terutama di awal tahun 2015. Pasar masih menantikan kenaikan suku bunga acuan AS yang kemungkinan akan terjadi di awal semester ke-2 2015 dan mungkin akan dilanjutkan dengan serangkaian kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun. Sementara perekonomian China di 2015, banyak diprediksi oleh berbagai analis bahwa ekonomi China akan tumbuh di bawah pertumbuhan 2014 sekitar 7,0-7,1%.

Selain itu ada isu bahwa Bank Sentral Rusia kemungkinan akan menjual sebagian cadangan emasnya untuk mencegah dan membantu penguatan kembali nilai tukar Rubel terhadap dollar AS. Rencana penjualan ini memang baru sebatas isu atau rumor namun sudah bisa memberikan sentimen negatif ke harga emas.

Berdasarkan data permintaan emas yang dilaporkan oleh World Gold Council, harga emas memang sudah sewajarnya masih tertekan. Total permintaan kuartal pertama hingga kuartal ketiga 2014 di bawah total permintaan kuartal pertama hingga kuartal ketiga 2013. Permintaan Q1-Q3 2014 turun sebesar 5,63% dibandingkan permintaan Q1-Q3 2013. Total permintaan Q1-Q3 2014 sebesar 2963,5 ton sementara total permintaan Q1-Q3 2013 sebesar 3140,2 ton.

Grafik Bulanan Harga Emas

Grafik Bulanan Harga Emas — Sumber: Monex Trader

Bila kita menilik grafik harga emas bulanan, harga masih terlihat tertekan di bawah Moving Average (MA) 20. Indikasi tekanan turun juga ditunjukkan oleh indikator RSI (14) yang masih berada di bawah angka 50 atau di kisaran 40. Demikian pula indikator Stochastics dan MACD yang masih membuka peluang tekanan turun.

Namun demikian, divergensi yang terlihat pada indikator RSI terhadap harga dimana RSI terlihat terangkat naik sementara harga terlihat turun, membuka peluang harga kemungkinan akan mencapai level rendah dan kembali rebound.

Harga berpeluang menguji kembali level rendah 1130. Pergerakan di bawah 1130, membuka peluang pelemahan lanjutan ke kisaran 1075-1045. Sementara penguatan kemungkinan terbatas di kisaran 1257-1290. Pergerakan di atas kisaran tersebut, membuka peluang penguatan kembali ke area 1390.

Twitter: @aristontjendra

www.monexnews.com

  1. June 24th, 2015 at 23:08 | #1

    Invesatasi dengan emas salah satu yang menguntungkan

  2. August 7th, 2016 at 22:20 | #2

    naik turun harga emas sekaranga