Home > Global Economy > Kecemasan di Emerging Market

Kecemasan di Emerging Market

Ini terlihat dari tren depresiasi nilai tukar negara emerging market terhadap dollar AS di tahun 2013 lalu dan kemudian mereda. Namun di awal 2014 ini, gelombang depresiasi muncul kembali seperti yang dialami oleh mata uang Lira Turki, Peso Argentina, Rand Afrika Selatan dan Rubel Rusia. Keempat mata uang ini mengalami depresiasi yang cukup signifikan terhadap dollar AS di awal tahun 2014. Lira Turki melemah sekitar 11,42%, Peso Argentina melemah sekitar 10,4%, Rand Afrika Selatan melemah sekitar 7,71%, dan Rubel Rusia melemah sekitar 5,7%.

Pelemahan yang disebabkan oleh masalah ekonomi dan politik domestik dan diperparah oleh kecemasan dampak tapering AS ini, oleh para pelaku pasar, dikhawatirkan bisa menyebar ke negara emerging market lainnya. Kegelisahan ini memunculkan sentimen pengalihan resiko ke aset-aset yang dianggap lebih aman. Kecemasan di emerging market menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai para pelaku pasar di tahun 2014 ini.

Berikut grafik nilai tukar dollar AS dibandingkan dengan beberapa negara emerging market:

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

 

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

Grafik Nilai Tukar Dollar Vs Mata Uang Emerging Market

Sumber Grafik: XE.com

  1. No comments yet.