Archive

Archive for October, 2013

Sentimen No Tapering Naikkan Aset Beresiko

October 24th, 2013 No comments

Peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat masih menjadi motor penggerak pasar keuangan global. Shutdown dan negosiasi panjang debt ceiling yang terjadi di AS barusan sempat menimbulkan kekhawatiran di pasar keuangan dunia yang menyebabkan tekanan pada aset-aset beresiko seperti saham dan komoditas.

Setelah shutdown berakhir,  para analis dan ekonom mulai menghitung dampaknya terhadap perekonomian AS. Analis Standard and Poor’s mengatakan bahwa shutdown menyebabkan AS kehilangan penghasilan sebesar $24 milyar dan berpotensi menurunkan pertumbuhan GDP AS kuartal ke-4 tahun ini sebesar 0,6% dari 3% menjadi 2,4%.

Potensi pelambatan ekonomi AS akibat shutdown, membuka kembali pemikiran bahwa kebijakan tapering atau pengurangan stimulus bank sentral AS akan kembali ditunda. Apalagi ditambah dengan rilisan data-data ekonomi AS pasca shutdown yang tidak impresif. Data tenaga kerja AS Non-farm Payrolls Bulan September dilaporkan hanya mengalami kenaikan 148 ribu pekerja, lebih rendah dari ekspektasi pasar dan data bulan sebelumnya yang mengalami kenaikan 180 ribu dan 170 ribu. Data penjualan rumah second juga terjadi sedikit penurunan dari sebelumnya 5,39 juta pada bulan Agustus menjadi 5,29 juta pada bulan September.

Hasil ini memunculkan pemikiran di pasar bahwa tapering mungkin tidak akan dilakukan pada tahun ini. Bahkan mengingat parlemen dan pemerintah AS kembali akan bernegosiasi masalah fiskal di awal tahun depan, banyak analis memperkirakan pada kuartal ke-2 2014, tapering baru akan dilakukan.

Begitu asumsi No Tapering ini menguat, nilai tukar euro, sterling, franc Swiss, dollar Australia, yen Jepang, mata uang emerging markets (termasuk rupiah) menguat terhadap dollar AS. Indeks saham global dan harga emas pun menguat.

Tanggal 31 Oktober pukul 1 pagi akan dirilis keputusan rapat kebijakan moneter bank sentral AS. Pasar tentunya penasaran dengan apa yang akan diputuskan The Fed meskipun sebagian besar menganalisis (menebak) Fed akan kembali menunda tapering. Tapi tentunya para pelaku pasar tetap akan mewaspadai hasil yang akan dirilis. Jika ternyata berbanding terbalik dengan perkiraan pasar, semua nilai aset beresiko akan berbalik arah dan dollar AS akan menguat.

Bernanke sly