Archive

Archive for June, 2013

Menunggu Kejelasan Dari The Fed

June 14th, 2013 No comments

Pasar keuangan global tampak sedang dilanda kepanikan. Penurunan besar terjadi di berbagai bursa saham. Indeks dollar AS dalam tren pelemahan. Harga-harga komoditas tertahan dan beranjak turun.

Gonjang-ganjing ini dimulai sejak isu pengurangan stimulus moneter Federal Reserve (Bank Sentral AS) berhembus. Para pelaku pasar khawatir dengan pengetatan moneter ini, likuiditas di pasar berkurang dan harga-harga bisa tertekan. Apalagi ditambah dengan tindakan bank sentral Jepang yang tidak menambah stimulus moneter lagi seperti yang diharapkan pasar.

Emas/USD masih konsolidasi di bawah 1500

Sumber: MT4 Monex

Indeks Dollar AS dalam tekanan sejak 29 Mei 2013

Sumber: MT4 Monex

Yang menarik, biasanya jika ada isu pengetatan moneter dari Federal Reserve, indeks dollar AS menguat. Namun kali ini, indeks dollar AS malah melemah. Ini pula yang menopang harga emas sehingga bertahan di atas level terendah US$1321 saat ini. Pelemahan dollar AS ini kemungkinan disebabkan oleh terjadinya penurunan harga obligasi pemerintah AS (US Treasury) akibat aksi jual. Fenomena ini juga disebabkan oleh isu pengurangan jumlah obligasi pemerintah yang akan dibeli oleh bank sentral AS sehingga mengakibatkan terjadinya sentimen jual terhadap obligasi pemerintah. Penjualan obligasi pemerintah AS biasanya berdampak pada pelemahan mata uangnya.

PIMCO 7-15 Year US Treasury 1

Sumber: Yahoo! Finance

Pasar akan menantikan rapat kebijakan moneter bank sentral AS yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Juni 2013 minggu depan. Ini akan menentukan arah pergerakan pasar ke depannya, bukan hanya dollar AS tapi juga pasar saham, komoditi, obligasi, dll. Keputusan Fed memang memiliki dampak yang besar bagi pasar karena mempengaruhi nilai dollar AS yang sudah menjadi alat tukar internasional.

Bila tidak ada indikasi Fed akan melakukan pengetatan moneter dalam waktu dekat, dollar AS bisa kembali melemah dan bursa saham bisa terdongkrak naik. Demikian pula harga komoditas termasuk emas bisa terdongkrak naik. Dan sebaliknya, bila ada indikasi Fed masih merencanakan proses pengurangan stimulus, kemungkinan kondisi pasar yang ada sekarang ini masih tetap akan berlangsung.

Bila melihat pada grafik pergerakan harga emas. Harga emas bisa melepas bayangan tekanan turun jika mampu melewati area US1500 per troy ons. Di bawah ini, tekanan masih bisa berlanjut dan emas masih berpotensi membuat level terendah baru tahun ini ke level US$1250 per troy ons.

@aristontjendra