Home > Commodity > Emas Tak Bertenaga

Emas Tak Bertenaga

Kita melihat indeks-indeks saham seperti indeks saham BEI, Dow Jones, Hangseng, Nikkei mengalami kenaikan di bulan Januari yang lalu dibandingkan dengan penutupan bulan Desember. Harga komoditas seperti perak, minyak mentah NYMEX, CPO Malaysia juga menguat di bulan yang sama. Sentimen risk appetite mendorong kenaikan harga, namun sentimen ini tidak mampu mendongkrak harga emas. Harga emas spot malah mengalami penurunan meski kecil.

Instrument

Net Change

Closing Dec 2012-Closing Jan 2013

(%)

Hang Seng Index 4.73
Nikkei 225 Index 7.15
Dow Jones Industrial Average Index 5.77
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 3.17
Silver spot

3.63

Crude Oil WTI

6.15

CPO Bursa Malaysia

4.88

Gold spot

-0.68

Sumber: www.monexnews.com

Kenapa emas terasa tidak berotot? Tercapainya deal soal fiscal cliff pada awal tahun lalu sebenarnya memberikan dorongan naik bagi harga emas hingga mencapai level $1696 per troy ons. Tapi kelihatannya seiring dengan membaiknya sentimen risk appetite (minat terhadap resiko) yang disebabkan oleh meredanya kekhawatiran krisis Eropa, membaiknya data-data ekonomi di negara-negara dengan ekonomi besar di dunia seperti Amerika Serikat, Jerman, China dan Jepang serta adanya pelonggaran moneter yang lebih agresif dari bank sentral Jepang dan bagusnya laporan pendapatan perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Wall Street dan bursa lainnya, membuat fokus investasi para pemodal beralih ke produk-produk keuangan yang lebih beresiko yang menghasilkan yield lebih tinggi. Dan emas pun mulai ditinggalkan.

Lalu bagaimana kira-kira pergerakan emas selanjutnya? Kalau melihat grafik harga emas, potensi penguatan harga emas masih cukup aman dengan harga bisa bertahan di atas garis tren naik (uptrend) yang ditarik dari level terendah 28 Januari 2013 dan level terendah 4 Februari 2013 kemudian diperpanjang ke atas. Kira-kira di sekitar level 1668 saat ini. Potensi penguatan bisa ke area garis downtrend di sekitar level 1690 lagi dalam jangka pendek.

 

Grafik Emas Harian (7 Feb 2013)

Sumber: Monex Meta Trader

Sentimen risk appetite yang kini menghampiri pasar lambat laun juga akan mengerek harga emas naik. Mengingat emas juga adalah salah satu instrumen investasi. Hanya saja para pelaku pasar lebih memprioritaskan memindahkan portofolionya ke instrumen yang lebih beresiko.

Tapi kalau kita lihat peta besarnya, pergerakan emas ini masih berada di dalam downtrend channel. Jadi tekanan turun masih membayangi pergerakan emas ini. Bila garis uptrend yang terlukis tadi pada grafik terpenetrasi ke bawah, potensi pelemahan makin membesar, dan emas bisa menguji kembali level terendah 4 Januari 2013 di 1625.

 

Grafik Emas Harian (7 Feb 2013)

Sumber: Monex Meta Trader

twitter:@aristontjendra

 

 

 

 

 

 

 

  1. No comments yet.