US Non Farm Payrolls – Data Ekonomi Yang Paling Ditunggu
Data US Non-Farm Payrolls (NFP) adalah data statistik yang menghitung penambahan jumlah pekerjaan dalam sebulan terakhir di Amerika Serikat (AS). Data ini dihimpun oleh Departemen Tenaga Kerja AS dan dirilis setiap Jumat pertama tiap bulannya.
Data ini sangat mempengaruhi pergerakan instrumen di pasar keuangan seperti pasar valuta asing, pasar saham, pasar obligasi dan juga pasar komoditi. Oleh karena itu para pelaku pasar di dunia sangat memperhatikan data ini.
Apalagi belakangan ini, saat pasar keuangan tengah dibayangi oleh berita ekspektasi digelontorkannya stimulus besar oleh US Federal Reserve – Bank Sentral Amerika Serikat, data ini selalu menjadi sorotan utama setiap bulannya. Lalu apa hubungannya data ini dengan bank sentral AS? Ternyata data ini merupakan salah satu data yang menjadi bahan pertimbangan The Fed dalam mengambil kebijakan moneter. Federal Reserve AS mempunyai dua mandat penting dari undang-undang yaitu meningkatkan lapangan pekerjaan dan menstabilkan harga. Dari mandat ini tersurat jelas bahwa Federal Reserve wajib membuat kebijakan moneter yang dapat membantu peningkatan lapangan pekerjaan.
Bila The Fed melihat laporan data Non-farm Payrolls terus menurun setiap bulannya, Fed kemungkinan besar akan mengubah kebijakan moneternya menjadi lebih longgar seperti menurunkan suku bunga atau membeli kembali obligasi pemerintah. Intinya The Fed akan mengeluarkan kebijakan yang pada akhirnya dapat membuat masyarakat lebih mudah mengakses pembiayaan sehingga dapat digunakan untuk memutar roda bisnis dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Dengan data-data ekonomi AS belakangan ini yang menunjukan pemulihan ekonomi AS terhambat, para pelaku pasar mulai melempar isu potensi kebijakan stimulus baru dari bank sentral AS. Setelah krisis keuangan 2008, tingkat pengangguran AS terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada bulan Oktober 2009 menjadi 10,2%. Tingkat pengangguran memang berhasil turun hingga mencapai level 8,3% pada bulan Juli 2012 namun penurunan ini dirasa masih belum memadai dan masih jauh dari level sebelum krisis 2008 di kisaran 4-5%. Penambahan lapangan pekerjaan (data NFP) masih belum stabil setiap bulannya meski kini telah berada dalam level positif dibandingkan dengan tahun 2009 dimana terjadi penurunan lapangan pekerjaan
Grafik Tingkat Pengangguran AS
Sumber Grafik: Forex Factory
Sumber Data: Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja AS
AS nampaknya butuh penambahan lapangan pekerjaan yang jauh lebih banyak dari data yang sekarang ini untuk menurunkan tingkat pengangguran. Menurut data NFP, sepanjang 2009 terjadi penurunan lapangan pekerjaan sebesar 157 ribu pekerjaan per bulan. Sementara penambahan lapangan pekerjaan baru mulai setelah 2009. Sepanjang 2010 terjadi penambahan rata-rata sebesar 60 ribu pekerjaan per bulan, 2011 sebesar 115 ribu pekerjaan. Tahun 2012 hingga Juli rata-rata mencapai 145 ribu pekerjaan. Memang terjadi peningkatan tapi masih belum cukup menurunkan tingkat pengangguran AS ke level sebelum pasca krisis.
Grafik Non-Farm Payrolls AS
Sumber Grafik: Forex Factory
Sumber Data: Biro Statistik Departemen Tenaga Kerja AS
Korelasi antara kebijakan moneter Federal Reserve dan data Non Farm Payrolls inilah yang menjadi penggerak pasar. Bila Data NFP yang dirilis berada di bawah perkiraan atau prediksi para analis, maka akan memperbesar peluang dikeluarkannya kebijakan moneter yang lebih longgar. Dan dampaknya adalah pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia. Dollar AS yang melemah juga berarti kenaikan harga komoditi yang dinilai dalam dollar seperti emas, minyak mentah, dll.]
Jumat ini (7 Sep 2012) akan dirilis data NFP untuk bulan Agustus 2012 dengan prediksi penambahan 121 ribu pekerjaan, sementara data bulan Juli 2012 adalah +163 ribu. Update rilis data NFP terkini dapat dilihat di http://www.monexnews.com/calendar/index.htm.




Pagi Pak, saya merupakan pemula di Forex trading saya sudah belajar selama 3 bln ( EUR/USD ) jadi dari apa yang saya lihat dengan NFP di Forex Factory selalu bersamaan rilis beritanya bersamaan dengan unemployment rate – pertanyaan saya adalah :
1. apakah ada hubungan antara keduanya jadi kalau hasil NFP pada bln A bagus dan UR jelek atau sebaliknya atau juga keduanya sama-sama bagus dan jelek. dengan opsi-opsi diatas apakah efeknya terhadap pergerakan harga pada satu bulannya pada mata uang EUR/USD .
2. gimana dengan berita yang di revisi ? contoh NFP bln Oktober Actual 114K Forecast 114K Previous 142 ( revised ) manakah yang harus kita adopsi ?
thanks .
Best Regard
Andi
Halo Pak Andi,
NFP dan unemployment rate merupakan dua hal yang berbeda dari cara pengukuran. Jadi belum tentu NFP bagus, unemployment rate juga bagus dan sebaliknya. Tapi memang logisnya, NFP bagus (naik), tingkat pengangguran juga bagus (turun). NFP menghitung perubahan jumlah orang yang bekerja di luar sektor pertanian. Sementara umpemployment rate menghitung persentase jumlah pekerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan.
Karena kebijakan pelonggaran moneter Fed dikaitkan dengan data tenaga kerja ini, maka bila situasi tenaga kerja membaik (NFP tinggi, unemployment rate turun) maka kebijakan pelonggaran moneter berpotensi dihentikan sehingga akibatnya terjadi penguatan dollar AS. dan sebaliknya.
Sehingga pada saat rilis bila NFP tinggi dan atau unemployment rate turun, dollar bisa menguat.
Sementara untuk pergerakan EUR/USD sendiri, pada saat dirilis, pasangan mata uang ini akan naik turun sesuai dengan pergerakan dollar akibat NFP dan atau unemployment rate. Sedangkan untuk pergerakan satu bulan, faktor penggeraknya banyak, tidak hanya NFP. Seperti situasi krisis hutang, indikator ekonomi makro kawasan eropa, fiscal cliff, dll.
Untuk hasil revisi, biasanya ini akan diperhatikan kemudian. Pelaku pasar akan memperhatikan data actual untuk urutan pertama dibandingkan dengan prediksi. Sementara untuk data revisi, akan diperhatikan bila perbedaan angka revisinya cukup mencolok.
Semoga membantu.
Terima kasih atas pertanyaannya.
Salam
Ariston