Home > Commodity > Memproyeksikan Pergerakan Harga Emas

Memproyeksikan Pergerakan Harga Emas

Emas menjadi instrumen keuangan yang menarik ditransaksikan beberapa tahun belakangan ini. Emas fisiknya pun juga masih laris manis dikoleksi. Ini karena emas masih dipandang sebagai investasi yang menguntungkan yang harganya terus menanjak dari tahun ke tahun.

Namun pergerakan harga emas tidak seperti yang diharapkan orang tahun ini. Emas tidak bergerak naik melebihi harga tertinggi tahun lalu, malahan harga emas berangsur turun hingga mencapai kisaran terendah tahun ini di sekitar $1526 per troy ons. Ternyata harga emas tidak selalu naik!

Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh faktor fundamental dan teknikal, sama seperti pergerakan instrumen pasar keuangan lainnya seperti saham, mata uang atau komoditas lain. Para pelaku pasar melakukan aksi beli dan jual berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Beberapa faktor fundamental penting yang mempengaruhi pergerakan harga emas yaitu:

1. Fundamental Ekonomi Amerika Serikat (AS)

Harga emas sangat terkait dengan fluktuaksi dollar AS. Bila dollar AS melemah terhadap mata uang utama dunia lainnya, harga emas cenderung menguat dan sebaliknya. Oleh karena itu segala perubahan fundamental yang mempengaruhi pergerakan dollar AS seperti perubahan kebijakan pemerintah dan bank sentral serta data-data ekonomi AS akan mempengaruhi pergerakan emas.

2. Ekspektasi Suplai dan Permintaan

Pergerakan emas tentunya juga dipengaruhi ekspektasi suplai dan permintaan. Lazimnya hukum ekonomi, jika ekspektasi permintaan naik dan suplai tetap atau berkurang tentu akan menguatkan harga emas dan sebaliknya.

3. Pertumbuhan Ekonomi Global

Terkait dengan ekspektasi suplai dan permintaan, pertumbuhan ekonomi global juga menjadi faktor penting bagi pergerakan emas. Pertumbuhan ekonomi yang stabil tentu saja akan meningkatkan permintaan terhadap emas. Dan sebaliknya pelambatan ekonomi, seperti yang dirasakan belakangan ini akibat krisis hutang Eropa, membuat ekspektasi permintaan terhadap emas menurun.

4. Ekspektasi inflasi

Pergerakan harga emas juga dikaitkan dengan tingkat inflasi. Emas dipandang sebagai pelindung nilai aset terhadap inflasi. Bila terjadi ekspektasi kenaikan inflasi yang di luar batas/kontrol, biasanya emas akan diburu para investor untuk melindungi nilai asetnya.

Sedangkan faktor teknikal terkait dengan analisa grafik harga seperti analisa pola-pola harga dengan menggunakan garis tren, analisa area-area tahanan harga (atau dikenal dengan support dan resistance) dan bisa juga analisa tren harga dengan indikator-indikator teknikal seperti moving average, relative strength index, stochastics, MACD, dll.

Kombinasi antara kedua faktor ini akan menentukan keputusan para pelaku pasar untuk membeli dan menjual yang pada akhirnya akan menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.

Harga emas beberapa hari terakhir mengalami lonjakan yang cukup besar. Setelah sekian lama berkutat di bawah level $1625 per troy ons dan berada dalam pola konsolidasi segitiga, emas akhirnya dapat menembus batas atas konsolidasinya dan menyentuh level $1665 per troy ons.

Kenaikan harga emas belakangan ini disebabkan oleh ekspektasi kebijakan pelonggaran moneter yang masif oleh bank sentral AS dan optimisme bank sentral Eropa (ECB) akan mengintervensi pasar obligasi pemerintah. Kebijakan stimulus oleh bank sentral AS akan melemahkan dollar AS karena meningkatkan likuiditas dollar di pasar sehingga akan terjadi penguatan harga emas. Pasar keuangan sangat rentan dengan ekspektasi atau rumor. Jadi meskipun baru sebatas harapan, hal ini sudah mengubah persepsi para pelaku pasar dan membuka posisi beli pada perdagangan emas. Ekspektasi terhadap dikeluarkannya kebijakan stimulus yang dikenal dengan pelonggaran kuantitatif ke-3 ini sudah muncul sejak awal tahun karena para pelaku pasar melihat bahwa AS masih belum bisa bangkit dari krisis keuangan 2008. Namun para pelaku pasar kembali dikecewakan dengan tidak diambilnya keputusan tersebut dalam beberapa rapat kebijakan moneter bank sentral AS hingga saat ini.

Sementara itu, Eropa menjadi pusat perhatian dunia dua tahun belakangan ini karena menjadi pusat krisis keuangan dunia yang baru. Berbagai solusi dan dana bailout yang dikeluarkan belum mampu menyelesaikan persoalan hutang dengan tuntas sehingga para pelaku pasar selalu menantikan solusi-solusi baru yang dianggap mampu menyelesaikan masalah. Beberapa waktu lalu, ECB mengeluarkan wacana untuk membeli obligasi pemerintah dari negara-negara yang bermasalah dengan hutang agar negara tersebut tetap mendapatkan akses ke pasar obligasi dan menekan tingkat imbal hasilnya. Meski wacana ini ditentang oleh bank sentral yang berpengaruh di Eropa, bundesbank (bank sentral Jerman), namun wacana ini telah didukung oleh para pemimpin pemerintahan. Amunisi ECB yang diyakini tanpa batas akan dapat memulihkan keyakinan pasar. Ekspektasi ini mendukung kenaikan harga emas saat ini.

Dari sisi teknikal, saat ini sebenarnya harga emas belum lepas dari pola segitiga konsolidasi yang terbentuk sejak awal September 2011. Saat ini harga emas baru saja menguji kembali batas atas konsolidasi di sekitar area 1660-1670 per troy ons. Tren bullish akan benar-benar terkonfirmasi jika harga emas bisa stabil di atas $1670 per troy ons dalam beberapa mendatang dan tidak turun jauh di bawah batas atas konsolidasi. Potensi target, jika bullish terkonfirmasi, yaitu mendekati level tertinggi pada Februari 2012 di kisaran $1790 per troy ons.

Bila area batas atas ini (1660 – 1670 ) masih bisa bertahan, emas dapat terkoreksi kembali ke dalam area konsolidasi ke level $1640 atau bahkan kembali ke bawah $1600 per troy ons.

gold chart

Grafik Emas 23 Agustus 2012

Sumber Grafik: Monex Trader – PT Monex Investindo Futures

  1. August 24th, 2012 at 23:34 | #1

    Mantabs broooo……. Lanjutken…..!!

  2. June 11th, 2014 at 19:27 | #2

    Ingin belajar tentang investasi emas tapi masih bingun, ikut ikutan beli tapi ko kalau dijual harganya beda dengan harga terbaru yah…
    Kalau harga naik tetap dibelinya pas harga beli dikurangi administrasi.

  3. September 25th, 2014 at 16:37 | #3

    Harga memang berubah setiap waktu karena ada perbedaan suplai dan permintaan dari waktu ke waktu.

  4. February 3rd, 2015 at 11:58 | #4

    Invetasi Emas itu harus dimulai bagaimana untuk pemula om?

    • December 23rd, 2015 at 14:39 | #5

      Bisa mulai dengan beli LM fisik atau dengan membuka account trading emas di perusahaan pialang berjangka

  1. No trackbacks yet.